Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asisten Keperawatan

Asisten Keperawatan

Jurusan asisten keperawatan merupakan program yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga ahli dalam asistensi keperawatan yang terampil dan kompeten di bidang pelayanan dasar keperawatan khususnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Lulusan dari jurusan keperawatan diharapkan dapat memfasilitasi perawatan individu, keluarga, masyarakat, sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, dan memulihkan kondisi kesehatan yang optimal dan kualitas hidup yang prima.

Mengapa memilih Keperawatan 

Saat ini cukup banyak rumah sakit baru yang didirikan hampir di seluruh wilayah Indonesia guna menunjang program pemerintah yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Setiap rumah sakit yang baru berdiri, sudah pasti akan mencari tenaga kerja baru yang memahami bidang kesehatan. Ini merupakan peluang yang sangat bagus bagi para lulusan SMK dengan komptensi keahlian Keperawatan untuk bekerja menjadi tenaga kesehatan level menengah di rumah sakit. Selain itu, para lulusan keperawatan juga bisa memberi layanan jasa home care tanpa harus bekerja di rumah sakit maupun klinik. Peran seorang perawat sangat penting dalam dunia kesehatan. Kesehatan juga tidak hanya soal fisik tetapi juga mental. Di dunia kesehatan, perawat penting mulai dari upaya pencegahan sampai pemulihan masalah kesehatan. Tidak hanya itu, perawat juga berperan dalam berbagai situasi mulai dari bencana, gawat darurat, dan hingga melakukan perawatan dengan pendekatan multibudaya.

Tugas utama perawat adalah memberi layanan kepada pasien dengan tindakan keperawatan yang sesuai dengan jenis penyakit yang dideritanya karena setiap pasien dengan penyakit tertentu akan berbeda perlakuannya dengan pasien dengan penyakit lainnya. Karena itu, peserta didik SMK jurusan Keperawatan tidak hanya mempelajari bagaimana merawat pasien, melainkan juga mempelajari berbagai macam jenis penyakit yang umum diderita masyarakat, jenis-jenis virus, bakteri dan jamur yang menyerang penyakit tertentu, mempelajari anatomi tubuh manusia, tumbuh kembang manusia, kebutuhan dasar manusia, kesehatan reproduksi, bagaimana berkomunikasi dengan pasien secara baik, belajar bagaimana membaca hasil laboratorium, serta cara membuat dokumentasi keperawatan agar mudah dibaca oleh dokter.

Apakah lulusan SMK bisa kuliah?

Ya, bisa. Semua lulusan SMK dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi jika ingin menambah pengetahuan, wawasan serta kompetensinya agar kelak menjadi tenaga profesional yang handal. Umumnya, para lulusan SMK yang melanjutkan ke perguruan tinggi dengan pilihan jurusan yang sesuai dengan kompetensi keahliannya saat di SMK akan lebih berprestasi dan lebih terampil jika dibandingkan dengan lulusan SMA karena di SMK telah mempelajari mata pelajaran produktif yang disesuaikan dengan kompetensi keahliannya masing-masing. Artinya, setiap lulusan SMK sudah memiliki basic/ dasar pengetahuan sesuai dengan bidangnya masing-masing yang kemudian dikembangkan saat kuliah.

Peran Asisten Perawat

Pelaksana pelayanan keperawatan

Membantu dalam informasi pengkajian pasien dan perencanaan asuhan, mengevaluasi keadaan dan kebutuhan klien. Asisten keperawatan membantu mengimplementasikan asuhan keperawatan secara spesifik atas instruksi seorang Ners (berlisensi).

Pengelola pelayanan kesehatan

Dimana asisten perawat secara fungsional mengelola pelayanan keperawatan dirumah sakit atau puskesmas. Berupa perlengkapan, peralatan dan lingkungan tempat pelayanan kesehatan/keperawatan.

Fungsi dan Tugas Asisten Perawat 

Membantu pengkajian pasien dan perencanaan asuhan.

  1. Memeriksa dan mencatat tanda-tanda vital.
  2. Mengukur tinggi badan dan berat badan
  3. Mengukur masukan dan keluaran
  4. Mengumpulkan spesimen
  5. Tes urine dan feses
  6. Mengobservasi respons pasien terhadap asuhan yang telah diberikan

Memenuhi kebutuhan nutrisi dan eliminasi, seperti:

  1. Memeriksa tempat hidangan
  2. Memberikan makan pasien
  3. Menyediakan air minum dan makanan kecil
  4. Membantu eliminasi dengan menggunakan bedpans dan urinal
  5. Mengosongkan kantong penampungan urine
  6. Membantu perawatan kolostomi

Membantu masalah mobilitas

  1. Mengatur dan merubah posisi
  2. Melakukan latihan rentang gerak (range of motion)
  3. Memindahkan ke kursi roda atau brankar
  4. Membantu berjalan

Membantu masalah higiene perorangan dan penampilan diri, seperti:

  1. Memandikan pasien
  2. Memberikan perawatan kuku dan rambut
  3. Membersihkan mulut
  4. Memberikan perawatan gigi
  5. Mencukur pasien pria
  6. Membantu berpakaian

Kenyamanan dan mengurangi kecemasan, seperti:

  1. Melindungi privasi pasien dan mempertahankan kerahasiaan
  2. Menjaga bel panggil tetap dalam jangkauan pasien
  3. Menjawab bel panggi dengan segera
  4. Membantu pasien melakukan komunikasi
  5. Menyiapkan kompres hangat dan dingin
  6. Membantu meningkatkan keamanan pasien dan kebersihan lingkungan
  7. Menggunakan penghalang tempat tidur dan restrain dengan benar
  8. Mempertahankan kebersihan dan keterampilan ruangan
  9. Membereskan tempat tidur
  10. Membersihkan dan merawat peralatan
  11. Memperhatikan tindakan pencegahan berkaitan dengan oksigen
  12. Berpartisipasi dalam latihan prosedur kebakaran dan evakuasi pasien

Membantu dalam pengelolaan dan efisiensi ruangan, seperti:

  1. Memindahkan pasien
  2. Membawa spesimen ke ruang laboratorium
  3. Membantu prosedur-prosedur khusus
  4. Melaksanakan tugas kurir sesuai keperluan.

Posting Komentar untuk "Asisten Keperawatan"