Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Perawat

 

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Perawat

Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Ners - Uji Kompetensi (Ukom) adalah salah satu agar dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain memperoleh surat registrasi memiliki kompetensi dari pemerintah.

Ujian Kompetensi atau sering disingkat Ukom. Lulus Ukom merupakan salah satu syarat dalam pengurus STR (Surat Tanda Registrasi) perawat.

Soal ukom ners atau soal uji kompetensi profesi Ners menjadi pembahasan pada kesempatan kali ini. Disini kami memberikan contoh soal ujian kompetensi yang dilengkapi dengan jawaban. Tentunya kami menginginkan semua terbantukan dan bisa meraih predikat Ners Kompeten.

Berikut Contoh Latihan Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Perawat:

1. Seorang laki-laki berusia 26 tahun dibawa ke RS dengan kondisi nyeri (skala 6), dan luka pada lengan bawah kiri, dari hasil pemeriksaan klien didiagnosis Open Fraktur Radius Cominutif dekstra, direncanakan dilakukan OREF, Kondisi pasien saat ini, kesadaran CM, Hb = 10,5 mg%, BB 108 kg, TB 170 cm, TD 100/60 mmHg, RR 22 x/menit, N 100 x/menit, Suhu 37.8 0C. Pasien saat ini dirawat di bangsal untuk persiapan operasi. Seluruh kebutuhan perawatan diri pasien dibantu. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

A. Cemas
B. nyeri akut
C. hipertermia
D. hambatan mobilitas fisik
E. kerusakan integritas kulit

jawaban: B. Nyeri Akut

2. Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan pada pasien CKB dengan peningkatan tekanan intracranial. Tanda vital manakah yang menunjukkan bahwa pasien mengalami peningkatan intracranial?

A. penurunan suhu tubuh, peningkatan kecepatan nadi, penurunan kecepatan nafas, dan peningkatan tekanan darah.
B. peningkatan suhu tubuh, kecepatan nadi, irama nafas, dan peningkatan tekanan darah.
C. peningkatan suhu tubuh, kecepatan nadi, penurunan tekanan darah dan irama nafas.
D. penurunan suhu tubuh, penurunan kecepatan nadi, irama nafas meningkat, tekanan darah menurun.
E. peningkatan suhu tubuh, penurunan kecepatan nadi, irama nafas, peningkatan tekanan darah.

JAWABAN: E. peningkatan suhu tubuh, penurunan kecepatan nadi, irama nafas, peningkatan tekanan darah.

3. Seorang wanita berusia 45 tahun dirawat dengan keluhan nyeri pada ibu jari kaki kiri sejak 1 minggu disertai benjolan pada bagian yang nyeri sejak 5 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik ditemukan benjolan dengan diameter 3cm, laboratorium kadar asam urat darah sebesar 7 mg/dL. Apakah diagnosis pasien tersebut?

A. Osteoatritis
B. Gout arthritis
C. sinovitis vilonodul
D. arthritis reumatoid
E. arthritis tuberculosis

JAWABAN: B. Gout arthritis

4. Ny.K umur 35 tahun dirawat dengan nyeri kepala hebat skala 8. Pasien sempat kejang 2x disertai muntah-muntah. Beberapa jam perawatan, pasien mengalami penurunan kesadaran. Hasil CT-Scan : abses cerebri lobus frontoparietalis kanan disertai edema. Apakah pengkajian yang harus dilakukan perawat sesuai dengan kasus?

A. Memasang oksigen
B. Pantau peningkatan TIK
C. Pengkajian nervus cranial
D. Pengkajian riwayat infeksi
E. Mengobservasi tingkat kesadaran

JAWABAN: B. Pantau peningkatan TIK

5. Wanita berusia 45 tahun mengalami nyeri dada disertai perasaan mual, muntah, sesak dan pusing. Dialami sejak satu jam yang lalu dan tidak reda, pada saat pengkajian didapatkan pasien mengeluh nyeri dada sebelah kiri menjalar ke lengan kiri, jantung terasa berdebar, akral dingin, TD 130/100 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, RR 20 x/menit, suhu tubuh 36,50C. Hasil pemeriksaan EKG menunjukkan gelombang T terbalik dan depresi segmen ST. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

A. Nyeri akut
B. Kecemasan
C. Penurunan curah jantung
D. Ketidakefektifan pola nafas
E. Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

JAWABAN: C. Penurunan curah jantung

6. Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan IMA. Pada pengkajian didapatkan TD 130/80 mmHg, Nadi 90 x/menit, RR 22 x/menit. Perawat mengajarkan dan mendorong pasien untuk melakukan latihan kaki dan ambulasi. Apakah tujuan latihan yang dilakukan perawat tersebut?

A. mencegah konstipasi
B. mencegah luka tekan
C. mencegah serangan jantung berulang
D. mencegah DVT (Deep Vein Thrombosis)
E. mencegah atrofi pada ekstrimitas

JAWABAN: D. mencegah DVT (Deep Vein Thrombosis)

7. Seorang laki-laki umur 50 tahun, dirawat dengan keluhan lemah, haus. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/65 mmHg, Nadi 120 x/menit lemah dan dalam, muntah, mukosa mulut kering, turgor menurun, kesadaran apatis, kulit dingin, mata cekung, BB 50 kg. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kalium 2,9 mEq/L, Na 123 mEq/L. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien diatas?

A. Resiko kerusakan membrane mukosa oral
B. Kekurangan volume cairan
C. Kelebihan volume cairan
D. Nyeri akut
E. Muntah

JAWABAN: B. Kekurangan volume cairan

8. Seorang laki – laki berusia 54 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan diagnosa medis dermatitis seboroik. Pasien mengeluh nyeri pada seluruh tubuh sehingga tidak bisa tidur nyenyak dengan skala nyeri 5 (rentang 1-10). Pasien sering bertanya kapan bisa pulang. Hasil pemeriksaan fisik: TD:150/100 mmHg, Nadi: 126x/menit, RR: 28x/menit, Suhu: 36,8oC. Pasien tampak sering menguap, konjungtiva pucat dan tampak lingkaran hitam disekitar mata. Apakah masalah keperawatan utama yang muncul pada pasien diatas?

A. Cemas
B. Nyeri akut
C. Gangguan pola tidur
D. Kurang pengetahuan
E. Kerusakan integritas kulit

JAWABAN: B. Nyeri akut

9. Seorang laki-laki usia 35 tahun dirawat dengan TB aktif, pasien adalah perokok berat sejak SMA, dari hasil pemeriksaan didapatkan RR 24 x/menit, ronchi kanan/kiri paru, produksi sputum banyak, IMT 16, tampak pucat dan terlihat sesak serta kelelahan. Apakah prioritas diagnose keperawatan yang tepat?

A. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan.
B. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan hipermetabolik.
C. gangguan pertukaran gas berhubungan dengan infeksi bronchial.
D. ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan akumulasi sekret
E. Resiko infeksi

JAWABAN: D. ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan akumulasi sekret.

10. Seorang laki-laki berusia 25 tahun baru saja dipindahkan dari unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas ke ruang
perawatan neurologi. Pasien menjawab saat dipanggil namanya dan berkata bahwa ia sangat mengantuk dan pusing. Skor Glasgow Coma Scale (GCS) 12, terdapat luka di kepala yang telah ditutup dan tidak menunjukan tanda perdarahan yang berlanjut. Apa implementasi keperawatan utama pada kasus tersebut?

A. Meninggikan posisi kepala
B. Perawatan luka berkala
C. Membatasi gerakan pasien
D. Mengobservasi skor GCS
E. Mengobservasi perdarahan

JAWABAN: A. Meninggikan posisi kepala

11. Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat di unit luka bakar karena mengalami luka bakar akibat tersiram air panas. Hasil pengkajian menunjukkan adanya luka bakar pada ekstremitas kiri dan kanan dengan kondisi luka: jaringan granulasi mulai terbentuk, permukaan luka tampak kemerahan dan pinggir luka rapi, tidak ada pus dan tidak terdapat jaringan nekrosis. Apakah fase penyembuhan luka tersebut?

A. Inflamasi
B. Proliferasi
C. Maturasi
D. Epitelisasi
E. Remodeling

JAWABAN: B. Proliferasi

12. Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat dengan keluhan nyeri tungkai dan kaki. Dari hasil pengkajian, pasien sering merasa lelah disertai dengan rasa haus terus-menerus karena pasien sering kencing terutama pada malam hari sehingga pasien sulit untuk tidur, turgor kulit tidak elastic, pasien juga mengeluh malas makan, TD 90/60 mmHg,N 110 x/menit , RR 20 x/menit, suhu 37.70C. Hasil laboratorium GDS 304 mg/dL, HbA1c 8.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

A. Kelelahan
B. Gangguan pola tidur
C. Gangguan rasa nyaman
D. Kekurangan volume cairan
E. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

JAWABAN: D. Kekurangan volume cairan

13. Seorang pasien laki-laki berusia 74 tahun dirawat dengan keluhan batuk dan sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan suara nafas wheezing, TD: 140/90 mmHg, frekuensi nafas 26x/menit, frekuensi nadi 92x/menit, SpO2 95%. Pasien dilakukan nebulisasi.

Apakah evaluasi setelah dilakukan tindakan tersebut?

A. Menghitung nadi
B. Mengukur saturasi
C. Menanyakan respon verbal
D. Mengukur tekanan darah
E. Mengkaji suara napas

JAWABAN: E. Mengkaji suara napas

14. Perempuan usia 42 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada sendi bahu dengan skala nyeri 6, rasa panas dan sulit tidur. Pasien tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari karena nyeri tersebut. Hasil pengkajian fisik : TD 130/80 mmHg, Nadi 80 x/menit, RR 18 x/menit, BB 66kg, TB 160cm.

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang dilakukan pada kasus tersebut?

A. Anjurkan penurunan berat badan
B. Latihan angkat beban ringan
C. Lakukan kompres hangat
D. Berikan analgetik
E. Lakukan massase

JAWABAN: C. Lakukan kompres hangat

15. Seorang pria berusia 35 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keracunan baygon 2 jam yang lalu. Pasien saat ini terpasang NGT untuk mengeluarkan cairan lambung. Pada saat pemasangan NGT pasien tampak mual dan ingin muntah.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya sesuai kasus diatas?

A. Mengeluarkan selang NGT
B. Menambahkan lidocain jelly
C. Menghentikan prosedur sementara
D. Menganjurkan klien untuk menelan
E. Menekan ujung NGT hingga masuk

JAWABAN: C. Menghentikan prosedur  sementara

16. Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke poliklinik mengeluhkan diare dan sakit perut sejak satu hari yang lalu. Hasil pengkajian: perut teraba tegang, bising usus 25x/ menit dan diare 6-8 kali, turgor kulit tidak elastis, frekuensi nadi 110x/menit dan TD 125/80mmHg.

Apa intervensi keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

A. Manajemen nyeri
B. Pemantauan tanda vital
C. Pengukuran produksi urin
D. Pemasangan cairan intra vena
E. Pemeriksaan karakteristik feses

JAWABAN: D. Pemasangan cairan intra vena

17. Tuan C 29 tahun datang ke RS dengan keluhan kakinya sulit digerakkan dan mulai tidak terasa gerakannya, sering buang air besar dan buang air kecil tanpa disadari. Tuan H bekerja sebagai buruh panjat pohon kelapa, tujuh hari sebelumnya pasien terjatuh dari pohon kelapa dengan posisi duduk.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien?

A. Nyeri akut
B. Gangguan eliminasi
C. Kerusakan integritas kulit
D. Hambatan mobilitas fisik
E. Perubahan pola eliminasi urine

JAWABAN: D. Hambatan mobilitas fisik

18. Seorang perempuan berusia 20 tahun dirawat di ruang bedah paska debridemen karena fraktur tibia fibula dekstra tertutup pada hari ke dua. Pasien terpasang backslap yang dibalut dengan elastis verban. Hasil pengkajian: Pasien mengeluh nyeri dan CRT jari kaki kanan lebih dari dua detik, terasa baal dan nadi dorsalis pedis melemah.

Apa intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

A. Melakukan pijatan pada jari
B. Memberikan kompres hangat
C. Melonggarkan ikatan bidai
D. Mempersiapkan pembedahan
E. Meninggikan kaki yang fraktur

JAWABAN: C. Melonggarkan ikatan bidai

19. Pasien perempuan berusia 65 tahun, sudah 1 minggu dirawat diruang interna. Saat ini pasien mengeluh sesak, lemas, dan cemas akan
keadaannya. Hasil pengkajian didapatkan TD 160/110 mmHg, Nadi 114 x/menit, RR 36 x/menit, Suhu 370C, bibir pucat, akral dingin, terdengar bunyi ronchi dan saat ini terpasang nasal kanul 4l/menit. Hasil rontgen dada didapatkan adanya efusi pleura dan CTR 0.65.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

A. Ansietas
B. Intoleransi aktifitas
C. Penurunan curah jantung
D. Kelebihan volume cairan
E. Gangguan pertukaran gas

JAWABAN: C. Penurunan curah jantung

20. Seorang laki-laki berusia 62 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan nyeri daerah leher menyebar ke punggung kiri dengan skala 6. Hasil pengkajian ditemukan sesak, terdapat ronchi pada kedua lapang paru, dan edema ekstremitas, gelisah, dan sulit tidur, di malam hari. TD 110/80 mmHg, frekuensi nadi 99x/menit, frekuensi nafas 28x/menit, SaO2 94%. Hasil EKG menunjukkan ST elevasi.

Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

A. Kolaborasi pemberian nitrogliserin
B. Mengajarkan latihan nafas dalam
C. Menganjurkan pasien untuk rileks
D. Membatasi retensi cairan
E. Membatasi aktivitas

JAWABAN: A. Kolaborasi pemberian nitrogliserin

21. Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat dengan diagnosis DM tipe-2. Hasil pengkajian: pasien mengatakan sering BAK pada malam hari, turgor lama kembali, membran mukosa kering, lemah, sering merasa haus, dan lapar. TD: 110/70 mmHg, frekuensi nadi 104x/menit, frekuensi nafas 24x/menit, suhu 36,7o C.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

A. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
B. Kekurangan volume cairan
C. Gangguan pola eliminasi
D. Gangguan istirahat tidur
E. Intoleransi aktivitas

JAWABAN: B. Kekurangan volume cairan

22. Seorang perempuan berusia 23 tahun dirawat di ruang bedah dengan keluhan patah tulangnya yang tidak sembuh-sembuh. Hasil pengkajian pasien mengalami patah tulang tertutup pada daerah lengan kiri sejak 4 bulan yang lalu dan berobat ke dukun tulang tetapi tidak kunjung sembuh dan lama kelamaan ototnya mengalami pengecilan, saat dikaji kekuatan otot: pasien dapat mengangkat lengannya tetapi tidak dapat menahan tahanan.

Berapakah nilai kekuatan otot pada pasien tersebut?

A. 5
B. 4
C. 3
D. 2
E. 1

JAWABAN: C. 3

23. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke Poliklinik Onkologi untuk melakukan perawatan luka post operasi. Pasien mengatakan telah menjalani operasi pengangkatan payudara kiri pada 1 minggu yang lalu dan pasien mengatakan penampilannya menjadi berbeda dengan perempuan pada umumnya, pasien mengatakan sedih dengan keadaannya sekarang. Pasien terlihat menyembunyikan bagian tubuhnya yang sudah diangkat.

Apakah peran perawat yang dapat dilakukan dari kasus di atas?

A. Memberikan informasi kepada pasien untuk menutupi bagian tubuhnya
B. Memberikan informasi tentang karsinoma mammae
C. Memberikan pasien pemahaman untuk menerima keadaannya yang sekarang
D. Memberikan informasi tentang tanda-tanda infeksi luka post operasi
E. Memberikan informasi mengenai cara perawatan luka dirumah

JAWABAN: C. Memberikan pasien pemahaman untuk menerima keadaannya yang sekarang

24. Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak dan batuk. Tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi napas 33x/menit, frekuensi nadi 96x/menit, ada retraksi otot sela iga, dan ditemukan ronkhi diseluruh lapang paru. Saturasi oksigen 90% dan tes sputum BTA (Bakteri Tahan Asam) hasilnya positif.

Apa intervensi utama pada kasus tersebut?

A. Pengaturan posisi semi fowler
B. Kolaborasi pemberian oksigen
C. Bantu pasien untuk batuk efektif
D. Lakukan tindakan postural drainase
E. Ajarkan teknik bernapas diafragma

JAWABAN: C. Bantu pasien untuk batuk efektif

25. Wanita usia 35 tahun dirawat dengan keluhan nyeri pada lengan kanan akibat luka bakar setelah terkena air panas, dari hasil pengkajian di peroleh data pasien mengalami luka bakar derajat I, TD 120/80 mmHg, Nadi 100 x/menit, Suhu 370C, RR 20 x/menit.

Apakah yang harus dilakukan oleh perawat pada kasus diatas?

A. Memantau pernafasan pasien
B. Melakukan perawatan untuk syok
C. Mendinginkan luka bakar dengan air dingin
D. Melepaskan pakaian yang menempel pada luka
E. Menutup luka bakar dengan kassa steril atau bersih yang kering dan tidak lengket

JAWABAN: C. Mendinginkan luka bakar dengan air dingin

26. Seorang wanita berusia 63 tahun dirawat diruang penyakit dalam, saat perawat mengobservasi pernafasan diperoleh data bahwa pasien terlihat gelisah, terdapat retraksi otot pernafasan, nafas cuping hidung. Hasil pemeriksaan TTV diperoleh : TD 140/100 mmHg, Nadi 90 x/menit, RR : 32 x/menit, suhu : 380C.

Apakah masalah keperawatan utama pada klien diatas?

A. Ketidakefektifan pola nafas
B. Gangguan pertukaran gas
C. Gangguan rasa nyaman
D. Kecemasan
E. Hipertermi

JAWABAN: A. Ketidakefektifan pola nafas

27. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat dengan luka di kaki kanan yang tidak kunjung sembuh akibat tertusuk paku 10 hari yang lalu, sudah berobat ke puskesmas tapi tidak sembuh-sembuh. Keadaan luka saat ini kemerahan dan terdapat pus. Pasien mengeluh lemah dan merasa ingin tidur, sering buang air kencing dan sering merasa haus serta berat badan menurun sejak 6 bulan yang lalu hingga 10 kg. Hasil pemeriksaan : TD 130/90 mmHg, RR 25 x/menit, Nadi 80 x/menit, suhu 380C.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

A. Nyeri akut
B. Resiko infeksi
C. Gangguan pola tidur
D. Risiko ketidakseimbangan kadar glukosa darah\
E. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

JAWABAN: D. Resiko ketidakseimbangan kadar glukosa darah

28. Seorang perawat akan melakukan pemasangan kateter pada pasien laki-laki berusia 70 tahun dengan Kolik Ureter. Insersi kateter 13 cm, urin sudah keluar dan balon sudah diisi, setelah menarik balon tiba-tiba keluar darah.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya?

A. Mengecek selang kateter
B. Menambahkan lidocain jelly
C. Menghentikan prosedur sementara
D. Menekan ujung kateter hingga masuk
E. Menganjurkan pasien untuk menarik nafas dalam

JAWABAN: C. Menghentikan prosedur sementara

29. Seorang perawat di ruang penyakit dalam akan melakukan fisioterapi dada pada pasien laki-laki berusia 30 tahun dirawat dengan keluhan batuk dan dahak susah keluar. Dari hasil pemeriksaan didapatkan bunyi ronkhi pada bronchial kiri bagian posterior. TD : 110/70 mmHg, Nadi: 100 x/menit, RR : 28 x/menit, Suhu : 370C.

Bagaimanakah pengaturan posisi yang tepat pada klien tersebut?

A. Tengkurap miring kekanan dengan kepala lebih rendah dari badan
B. Tengkurap miring kekiri dengan kepala lebih rendah dari badan
C. Terlentang miring kekiri dengan kepala sejajar dengan badan
D. Terlentang dengan kepala lebih rendah dari badan
E. Duduk merangkul bantal

JAWABAN: A. Tengkurap miring kekanan dengan kepala lebih rendah dari badan

30. Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruang bedah mendapatkan cairan intravena via infuse pump dengan kecepatan 125 ml/jam perawat memeriksa daerah inserasi veinpuncture di daerah radialis berwarna merah, bengkak, hangat dan nyeri.

Manakah intervensi keperawatan yang harus dilakukan pertama kali?

A. mengompres daerah insersi
B. menghentikan infuse
C. memasang infuse ditempat lain
D. memperlambat tetesan infuse sampai 10 ml/jam
E. melepaskan infuse di tempat yang bengkak

JAWABAN: B. Menghentikan infus

31. Seorang laki-laki berusia 70 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan batuk dan sesak yang semakin memberat semenjak 1 minggu terakhir. Pada anamnesa didapatkan riwayat perokok, dan didiagnosa PPOK sejak 5 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 88 x/menit, frekuensi nafas 32 x/menit, edema tungkai. Manakah data diatas yang menunjukkan pasien mengalami Cor Pulmonale?

A. Tekanan darah
B. Edema tungkai
C. Frekuensi nafas
D. Batuk produktif
E. Frekuensi nadi

JAWABAN: B. Edema tungkai

32. Seorang wanita berusia 45 tahun dirawat dengan keluhan nyeri dan bengkak pada area lutut yang sakit saat digerakkan, dan sulit untuk berjalan. Perawat sedang memberikan pendidikan kesehatan terkait jenis makanan yang perlu dibatasi oleh pasien (diagnose : Artithis Gout).

Manakah jenis makan yang perlu dibatasi?

A. Keju dan eskrim
B. Hati dan kerang
C. Juice dan susu
D. Salad dan buah segar
E. Kopi dan teh

JAWABAN: B. Hati dan kerang

33. Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat dengan keluhan luka pada telapak kaki kiri tidak sembuh-sembuh. Sebelumnya sekitar 3 bulan, pasien menginjak paku yang kemudian lukanya bertambah lebar, bernanah warna kuning kehijauan dan berbau. Selama 1 tahun terakhir, pasien mengatakan sering makan, sering merasa haus dan sering buang air kecil. Berdasarkan pemeriksaan fisik didapatkan luka berukuran 4 cm x 3 cm dengan kedalaman 1 cm, bernanah dan berbau. GDS 215 mg/dL, suhu 380C dan leukosit 25000 gr%.

Apakah masalah yang muncul jika luka tidak sembuh pada pasien diatas?

A. Leukositosis
B. Hiperglikemia
C. Hipertermia
D. Bengkak pada kaki yang terkena
E. Amputasi pada kaki

JAWABAN: C. Hipertermia

34. Seorang mahasiswa 20 tahun dirawat diruang perawatan bedah dengan keluhan nyeri pinggang pasca mengalami kecelakaan 2 minggu yang lalu. Nyeri dirasakan memberat saat berubah posisi ke duduk dan menjalar hingga ke lutut. Skala nyeri 5. Hasil pengkajian secara umum didapatkan pasien sering mengalami kesemutan pada tungkai , kekuatan otot menurun, RR 30x/menit, TD 140/90 mmHg, Frekeunsi nafas 20 x/menit. Pasien juga mengalami gangguan BAB dan BAK.

Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus pasien diatas?

A. Pola nafas tidak efektif
B. Nyeri akut
C. Hambatan mobilitas fisik
D. Gangguan eliminasi urine
E. Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

JAWABAN: B. Nyeri akut

35. Seorang laki-laki umur 50 tahun, dirawat dengan keluhan lemah, haus. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 80/65 mmHg, Nadi 120 x/menit lemah dan dalam, muntah, mukosa mulut kering, turgor menurun, kesadaran apatis, kulit dingin, mata cekung, BB 50 kg. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan kalium 2,9 mEq/L, Na 123 mEq/L.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien diatas?

A. Resiko kerusakan membrane mukosa oral
B. Kekurangan volume cairan
C. Kelebihan volume cairan
D. Nyeri akut
E. Muntah

JAWABAN: B. Kekurangan volume cairan

36. Seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dirawat dengan keluhan sulit bernafas mendadak dan perasaan tercekik, kuku sianosis, warna kulit pucat, denyut nadi lemah dan cepat, serta distensi vena jugularis. Berdasarkan hasil pemeriksaan analisis gas darah didapatkan hasil : pH 7.48, pCO2 30 mmHg, HCO3 21 mmHg.

Apakah status asam-basa pasien diatas?

A. Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian
B. Alkalosis metabolic dengan kompensasi asidosis repiratorik
C. Asidosis repiratorik dengan kompensasi alkalosis metabolic
D. Asidosis metabolic dengan kompensasi alkalosis repiratorik
E. Asidosis metabolic tanpa kompensasi

JAWABAN: A. Alkalosis respiratorik terkompensasi sebagian

37. Ny. D umur 40 tahun dirawat dengan keluhan sebelumnya sempat mengalami kejang, nadi cepat namun lemah, hipotensi dan pusing, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar natrium dalam serum 165 mEq/L dan kadar natrium dalam urin 225 mEq/24 jam, dan diketahui pasien memiliki riwayat penyakit diabetes dan banyak melakukan aktivitas olahraga yang berlebihan untuk menurunkan berta badan. Kelainan apa yang terjadi pada NY.D ?

A. Hipernatremia
B. Hiponatremia
C. Hipokalemia
D. Hipoalbuminuria
E. Hiperkalsemia

JAWABAN: A. Hipernatremia

38. Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat dengan keluhan tersengat listrik 2 hari yang lalu saat ingin memasang teralis plafon rumah, luka bakar pada telapak tangan sampai ke lengan kanan, kaki kanan sampai alat vital klien.

Berdasarkan rumus nine of rule berapa persenkah luas luka bakar pada klien?

A. 27 %
B. 28 %
C. 37 %
D. 36 %
E. 19 %

JAWABAN: B. 28 %

39. Seorang pria berusia 35 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keracunan baygon 2 jam yang lalu. Pasien saat ini terpasang NGT untuk mengeluarkan cairan lambung. Pada saat pemasangan NGT pasien tampak mual dan ingin muntah.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat selanjutnya sesuai kasus diatas?

A. Mengeluarkan selang NGT
B. Menambahkan lidocain jelly
C. Menghentikan prosedur sementara
D. Menganjurkan klien untuk menelan
E. Menekan ujung NGT hingga masuk

JAWABAN: C. Menghentikan prosedur sementara

40. Perempuan berumur 60 tahun dirawat diruang perawatan kardiovaskuler dengan diagnose IMA. Pasien mengeluh nyeri dada disebelah kiri menjalar ke lengan kiri sejak satu jam yang lalu dengan skala nyeri 7. Keluhan pasien disertai sesak nafas, bertambah berat dengan aktivitas dan berkurang dengan istirahat. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/80 mmHg, Nadi 96 x/menit, RR 32 x/menit.

Apakah diagnose keperawatan utama pada pasien?

A. Penurunan curah jantung berhubungan dengan penurunan karakteristik miokard
B. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan gangguan aliran darah ke alveoli
C. Nyeri akut berhubungan dengan iskemia jaringan sekunder terhadap sumbatan arteri
D. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan penyempitan pembuluh darah arteri koronaria
E. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakseimbangan suplai oksigenmiokard dan kebutuhan

JAWABAN: C. Nyeri akut berhubungan dengan iskemia jaringan sekunder terhadap sumbatan arteri

Posting Komentar untuk "Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Perawat"