Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia

 

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia

Abraham Maslow dalam Teori Hierarki Kebutuhan Maslow, menggambarkan jika terdapat 5 kebutuhan dasar manusia, berupa fisiologis, keamanan, kasih sayang-rasa memiliki, penghargaan, dan aktualisasi diri.

Kebutuhan dasar manusia merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia untuk mempertahankan hidup dan kesehatan (misalnya makanan, air, keselamatan, dan cinta kasih), keseimbangan fisiologis, dan maupun psikologis. 

Kebutuhan dasar pada manusia sama, meskipun ada kebutuhan tertentu yang berbeda pada setiap individu. Keterkaitan kebutuhan dasar manusia dapat dijelaskan berdasarkan Hierarki kebutuhan Maslow. 

Mengenal Konsep Kebutuhan Dasar Manusia

Pada hakikatnya, setiap manusia memiliki kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar kehidupan dapat berjalan dengan baik. Adapun teori mengenai kebutuhan dasar manusia yang sangat populer, yaitu hierarki kebutuhan Maslow.

Hierarki kebutuhan Maslow diperkenalkan oleh Abraham Maslow, yang merupakan seorang teoretikus dan psikolog, pada tahun 1943. Hierarki ini menunjukkan jika manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan dasar sebelum memenuhi kebutuhan lain. Lantas, apa saja kebutuhan dasar yang diperlukan manusia.

A. KONSEP MANUSIA

Manusia dapat ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu manusia sebagai makhluk holistik dan manusia sebagai sistem (Potter dan Perry, 1997; Hidayah & Uliyah, 2014)

1). Manusia Sebagai Makhluk Holistik

Merupakan makhluk yang utuh paduan dari unsur biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Sebagai makhluk biologis, manusia tersusun atas sistem organ tubuh yang digunakan untuk mempertahankan hidupnya mulai dari lahir tumbuh kembang hingga meninggal. Sebagai makhluk psikologis, manusia memiliki struktur kepribadian, tingkah laku sebagai manifestasi kejiwaan, dan kemampuan berfikir serta kecerdasan. Sebagai makhluk sosial, manusia perlu hidup bersama orang lain saling bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup mudah dipengaruhi kebudayaan, serta dituntut untuk bertingkah laku sesuai dengan harapan dan norma yang ada. Sebagai makhluk spiritual, manusia memiliki keyakinan, pandangan hidup, dan dorongan hidup yang sejalan dengan keyakinan yang dianutnya.

2). Manusia Sebagai Sistem

Manusia sebagai sistem  terdiri atas sistem adaptif, personal, interpersonal dan sosial. Sistem adaptif merupakan proses perubahan inividu sebagai respon terhadap perubahan lingkungan yang dapat mempengaruhi integritas atau keutuhan. Sebagai sistem personal, masnusia memiliki proses persepsi dan bertumbuh kembang. Sebagai sistem interpersonal manusia dapat berinteraksi, berperan, dan berkomunikasi terhadap orang lain. Sementara itu sebagai sistem sosial, manusia memiliki kekuatan dan wewenang dalam pengambilan keputusan di lingkungannya, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pekerjaan.

B. KONSEP KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologi maupun psikologis yang tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow dalam Teori Hierarki Kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Potter dan Perry, 1997; Hidayah & Uliyah, 2014).

1. Ciri Kebutuhan Dasar Manusia

Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Setiap orang pada dasarnya memiliki kebutuhan yang sama, akan tetapi karena terdapat perbedaan budaya, maka kebutuhan tersebut pun ikut berbeda. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya, manusia akan berfikir lebih keras dan bergerak untuk berusaha mendapatkannya.

2. Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia

Kebutuhan dasar manusaia dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai berikut :

  • Penyakit

Adanya penyakit dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan pemenuhan kebutuhan baik secara fisiologis maupun psikologis, karena beberapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan kebutuhan lebih besar dari biasanya.

Hubungan Keluarga

Hubungan keluarga yang baik dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga, dan lainnya.

  • Konsep diri

Konsep diri  manusia memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan dasar . konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan (wholeness) bagi seseorang. Konsep diri yang sehat menghasilkan perasaan yang positif terhadap diri. Orang yang merasa positif tentan g dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan, dan mengembangkan cara hidup yang sehat, sehingga mudah memenuhi kebutuhan dasarnya.

  • Tahap Perkembangan

Sejalan dengan meningkatnya usia, manusia mengalami perkembangan. Setiap tahap perkembangan tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda, baik kebutuhan biologis, psikologis dan sosial maupun spiritual, mengingat berbagai fungsi organ tubuh mengalami proses kematangan dengan aktifitas yang berbeda.

C. TEORI TENTANG KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

Berikut akan dijelaskan   secara singkat pendapat beberapa ahli tentang model kebutuhan dasar manusia.

1). Virginia Henderson

Virginia Henderson (dalam Potter dan Perry, 1997) membagi kebutuhan dasar manusia ke dalam 14 Komponen berikut :

  • Bernafas secara normal
  • Makan dan minum yang cukup
  • Eliminasi (buang air besar dan kecil)
  • Bergerak dan mempertahankan postur yang di inginkan
  • Tidur dan istirahat
  • Memilih pakaian yang tepat
  • Mempertahankan suhu tubuh dalam kisaran normal dengan menyesuaikan pakaian yang dikenakan  dan modifikasi linkungan
  • Menjaga kebersihan diri dan penampilan
  • Menghindari bahaya dari lingkungan dan menghindari membahayakan orang lain
  • Berkomunikasi dengan orang lain dalam mengekspresi emosi, kebutuhan, kekhawatiran, dan opini
  • Beribadah sesuai dengan keyakinan agama dan kepercayaan
  • Bekerja sedemikian rupa sesuai modal untuk membiayai kebutuhan hidup
  • Bermain atau berpartisipasi dalam berbagai bentuk rekreasi
  • Belajar, menemukan atau memuaskan rasa ingin tahu yang mengarah pada perkembangan yang normal, kesehatan, dan penggunaan fasilitas kesehatan yang tersedia

2). Jean Waston

Jean Waston dalam B. Talento (1995) membagi kebutuhan dasar  manusia ke dalam dua peringkat utama, yaitu kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah (lower orser needs) dan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi (higher order needs).  Pemenuhan kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah tidak selalu membantu upaya kompleks manusia untuk mencapai aktualisasi diri. Tiap kebutuhan dipandang dalam konteknya terhadap kebutuhan lain, dan semuanya  dianggap penting (Hidayat & Uliyah, 2014).

Kebutuhan Manusia Jean Waston

3). Abraham Maslow

Teori Hierarki kebutuha n dasar manusia yang dikemukakan Abraham Maslow dalam Potter dan Perry (1997) dapat dikembangkan untuk menjelaskan kebutuhan dasar manusia sebagai berikut :

Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar, yaitu kebutuhan fisiologis seperti oksigen, cairan, nutrisi, keseimbangan suhu tubuh, eliminasi, tempat tinggal, istirahat dan tidur serta kebutuhan seksual

Kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan psikologis

Kebutuhan akan rasa cinta serta rasa memiliki dan dimiliki, antara lain memberi dan menerima kasih dan sayang, mendapatkan kehangatan keluaraga, memiliki sahabat, diterima oleh kelompok sosial dan sebagainya

Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini terkait dengan keinginan untuk mendapatkan kekuatan meraih prestasi, rasa percaya diri, dan kemerdekaan diri. Selain itu, orang juga memerlukan pengakuan dari orang lain

Pengakuan aktualisasi diri, merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, merupakan kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain/ lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.

Kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat digambarkan sebagai suatu paramida pada gambar dibawah ini:

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia Konsep Kebutuhan Dasar Manusia A. Moslow

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia

Beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan dasar manusia itu seperti: Penyakit, hubungan keluarga, konsep diri, tahap perkembangan dan struktur keluarga, maksudnya disini kita sebagai manusia akan berusaha memenuhi kebutuhannya demi konsep diri yang tinggi, dan tahap perkembangan yaitu dari bayi baru lahir sampai dengan kita tutup usia kebutuhan tetap akan berkembang sesuai dengan berjalannya umur. Untuk memberikan alasan mengapa faktor-faktor di atas bisa mempengaruhi kebutuhan dasar manusia, silakan saudara mencari contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber :

Hidayat, A. Aziz Alimul. & Uliyah, Musrifatul. 2016. Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Salemba Medika

Potter  & Perry, 2005. Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktek edisi 4, Jakarta: EGC

Posting Komentar untuk "Konsep Kebutuhan Dasar Manusia"