Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Perawat Mencegah Depresi Akibat Beban Kerja

 

Tips Perawat Mencegah Depresi Akibat Beban Kerja

Fakta mengatakan bahwa sebagian besar orang yang depresi disebabkan karena stres oleh pekerjaan. Stres jika tidak dikelolah dengan baik akan merugikan baik bagi anda sebagai perawat, maupun pasien yang secara tidak langsung merasakan dampaknya.

Jika ada teman sejawat anda yang stres, bantulah dia menemukan jalan keluar untuk mengatasi setiap masalah, meskipun masalah-masalah dalam dunia keperawatan adalah masalah klasik berupa kelelahan karena kurang tenaga, gaji yang tidak sesuai, maupun intesif yang belum cair.

Berikut beberapa tips agar perawat bisa terhindar dari stres hingga depresi.

1. Ketahuilah bahwa ada banyak perawat juga merasakan hal yang sama

Jika dalam pikiran seorang perawat bahwa dia adalah satu-satunya orang yang merasakan hal buruk, maka hal itu akan membuat perawat tersebut merasa lebih buruk dan akan bertambah buruk. Ada ratusan bahkan ribuan perawat lain yang merasakan apa yang pernah atau sementara kita rasakan saat ini.

Gaji yang tak kunjung naik, insentif belum cair berbanding lurus dengan tuntutan ekonomi yang terus meroket. Namun jika sungutan berlarut-larut, maka rasa syukur akan tenggelam di tengah depresi seorang perawat.

2. Beristirahat Jika lelah

Pelajari cara berhenti bekerja ketika Anda merasa lelah. Jangan terlalu memaksakan diri karena ini hanya bisa memperburuk keadaan. Ingat bahwa akar setiap kesalahan yang dibuat perawat burnout.

3. Ceritakan masalahmu pada orang lain

Dalam setiap kehidupan manusia, tidak semua orang yang dikenalinya adalah orang jahat dan tidak semua orang baik adalah teman atau partner kerja. Namun menemukan salah satu teman baik dari sekian banyak orang baik yang dikenalinya akan menjadi aset berharga buat anda sebagai perawat.

Ibarat ventilasi kamar, sirkulasi udara harus berjalan dengan baik. Pertukaran antara udara kotor dan bersih akan membuat seisi ruangan menjadi sehat. Demikian juga dengan diri seseorang, mengeluarkan unek-uneg kepada teman baiknya, sama seperti telah membersihkan hati dan pikiran yang dongkol. Ingat, depresi bisa bermula dari kepahitan yang disimpan terlalu lama.

4. Pelajari beberapa trik untuk hati menjadi gembira

Hati yang gembira adalah obat yang manjur untuk segala penyakit. Hal ini bukan hanya membantu perawat saat bekerja, tetapi menolong pasien untuk selalu berada pada frekuensi positif sehiingga memiliki hati yang gembira pula seperti perawat yang merawatnya.

5. Cari waktu untuk berolahraga

Tubuh yang sehat tidak hanya akan membuat kamu terlihat baik, tetapi juga akan membuatmu merasa lebih baik dan segar.

Dalam penelitian, rutin berolahraga menunjukan indeks kecemasan yang lebih rendah dibandingkan orang yang tidak pernah berolahraga. Olahraga efektif untuk mengatasi kecemasan dan stres.

Otak akan melepaskan banyak hormon, termasuk hormon endorphin dan neurotranamitter yang memengaruhi suasana hati.

6. Makanan makanan yang bergizi

Perawat memang rentan terhadap stres, disamping itu, stres akan membuat nafsu makan menurun. Jika nafsu makan menurun, asupan nutrisi pun akan berkurang sehingga depresi akan menjadi bagian dari kehidupan perawat.

Cegalah depresi dengan memakan makanan yang penuh gizi seperti buah-buahan, sayur-sayuran, ikan dan daging secara rutin dan terjadwal.

7. Istirahat yang cukup

Kurang tidur dapat mengakibatkan hilangnya konsentrasi saat melakukan tindakan keperawatan. Kesalahan tidak diharapkan bisa saja terjadi apabila perawat kehilangan konsentrasi.

Medication error, salah menulis kurva tanda-tanda vital pasien merupakan kesalahan yang sering terjadi akibat kurangnya konsentrasi.

Apabila perawat yang kurang istirahat dan memiliki jadwal shift malam, sebaiknya tidak mengenderai kendaraan bermotor ketika pulang ke rumah. Kecelakaan akibat mengantuk merupakan penyebab angka kecelakaan tertinggi.

8. Hindari orang-orang yang selalu berpikir negatif

Perawat secara gender banyak didominasi oleh perempuan. Begitu juga dengan stres, penelitaan mengatakan bahwa banyak perawat wanita yang stres akibat pekerjaan di masa pandemik ini. 

Secara alami, gosip sering dilakukan oleh para kaum hawa . Meskipun tidak semua wanita suka bergosip, namun tidak sedikit perawat yang keseharian nyinyir tentang kelemahan orang lain.

Harus diakui bahwa di setiap nurse station hampir ditemukan perawat yang suka bergosip. Jika demikian, bersabarlah ketika anda dicemooh secara sembunyi-sambunyi. Biasanya orang yang suka bergosip adalah orang yang memiliki kemampuan jauh di bawah kamu. Bekerja bukan untuk mereka, tetapi untuk kesembuhan pasienmu dan tabungan kebaikanmu.

Demikian delapan cara menghadapi depresi pada perawat.yang diposting admin.

Posting Komentar untuk "Tips Perawat Mencegah Depresi Akibat Beban Kerja"